Postingan

Murajaah Pelajaran Durusul Lughah 1 Bab 22

Gambar
Di bawah ini adalah poin poin penting yang dipelajari pada kitab Durusul Lughah jilid 1 bab yang ke-22: 1. Kata ganti kepemilikan untuk orang ketiga tunggal laki-laki. Kata ganti orang ketiga tunggal laki-laki adalah هُوَ (huwa). Sedangkan kata ganti kepemilikannya adalah   ﻪُ  (hu). زَوْجَتُهُ مُدَرِّسَةٌ (zaujatuhu mudarrisatun), artinya istrinya adalah seorang guru. Pada kalimat di atas, dia/nya kembali (mengacu) kepada حَامِدٌ (haamidun). 2. Kata ganti kepemilikan untuk orang ketiga tunggal perempuan. Kata ganti orang ketiga tunggal perempuan adalah هِيَ (hiya). Sedangkan kata ganti kepemilikannya adalah هَا (haa). اِسْمُهَا آمِنَةُ (ismuhaa Aminah), artinya namanya (namanya dia) Aminah. Pada kalimat di atas haa (dia/nya) mengacu atau kembali kepada istrinya hamid. 3. Huruf ل (lam) menunjukkan kepemilikan. حَامِدٌ لَهُ أَرْبَعَةُ أَبْنَاءٍ (haamidun lahu arba'atu abnaa-in), artinya: Hamid, dia mempunyai empat anak laki-laki. لَهُ (lahu) artinya ia memiliki. 4. 'adad d...

9 Wazan fi'il dan maknanya | disertai contoh kalimatnya

Gambar
Saya akan menunjukkan 9 wazan fi'il dan perbandingannya dengan asalnya sehingga sobat dapat memahami fungsi penggunaan kesembilan wazan tersebut. 9 Wazan fi'il: fungsi dan maknanya 1. فَعَّلَ  (fa' ' ala) Fungsinya adalah: a. Wazan ini digunakan jika kita ingin mengubah fi'il laazim (kata kerja intransitif) menjadi fi'il muta'addi (kata kerja transitif). Perbandingan dan contoh: Wazan فَعَلَ dan فَعَّلَ نَزَلَ (nazala), artinya turun; ke bawah. نَزَلَ adalah fi'il laazim atau kata kerja yang tidak memerlukan objek (maf'ul). Contoh kalimatnya: - Hujan turun,  bahasa arabnya نَزَلَ الْمَطَرُ (nazala al-matharu). - Ahmad turun dari mobil, bahasa arabnya نَزَلَ أَحْمَدُ مِنَ السَّيَّارِةِ (nazala Ahmadu minas sayyaarati). Sekarang bandingkan dengan wazan فَعَّلَ , contohnya fi'il نَزَّلَ (nazzala). نَزَّلَ (nazzala) artinya menurunkan. نَزَّلَ adalah fi'il muta'addi yaitu kata kerja yang memerlukan objek (kata kerja transitif). Contoh kalima...

Cara Mencari Arti Kata Bahasa Arab Dengan Mudah

Gambar
Terkadang kita menjumpai kata-kata bahasa Arab yang belum kita ketahui artinya, baik melalui membaca buku atau mendengar orang yang mengucapkan kalimat dengan bahasa Arab. Seringkali kita tidak sempat untuk membuka kamus cetak dalam rangka mencari artinya. Mungkin saja kita memerlukannya ketika kita di tengah jalan atau berada di luar rumah, namun kita penasaran sekali akan artinya. Bisa juga ketika kita sedang ingin mengucapkan atau menuliskan sesuatu menggunakan bahasa Arab, kita lupa apa bahasa Arabnya sebuah kata yang dimaksud. Ketika kejadian-kejadian di atas terjadi, kita dapat menggunakan fasilitas mesin pencari berplatform Google (yaitu Google Custom Search) untuk mencari informasi sebuah kata dengan mudah. Saya merekomendasikan sobat untuk mencoba fasilitas cari kata bahasa Arab - Indonesia ini. Silakan klik link yang telah saya sebutkan ini. Saya akan menunjukkan sobat bagaimana cara mencari informasi kata-kata tersebut baik dari bahasa Arab ke Indonesia maupun dari baha...

Tashrif Istilahi untuk fi'il tsulatsi mujarrad: fa'ala - yaf'ulu

Gambar
Apakah sobat sudah memahami dan hafal jenis-jenis fi'il berdasarkan kaidah sharaf ? Kalau sudah, mari kita mulai pelajaran berikutnya yaitu ilmu tashrif . Ilmu tashrif adalah ilmu yang menjelaskan tentang memalingkan/mengubah satu kata menjadi beberapa bentuk yang menghasilkan makna yang berbeda. Ilmu tashrif ada dua, yaitu tashrif istilahi dan tashrif lughawi. Kita akan mengupas tashrif istilahi terlebih dahulu, yaitu: 1. Tashrif fi'il tsulatsi mujarrad, ada enam bagian. 2. Tashrif fi'il tsulatsi mazid dengan 1 huruf, ada tiga bagian. 3. Tashrif fi'il tsulatsi mazid dengan dua huruf, ada lima bagian. 4. Tashrif fi'il tsulatsi mazid dengan tiga huruf, ada empat bagian. 5. Tashrif fi'il ruba'i mujarrad, hanya satu bagian. 6. Tashrif fi'il ruba'i mazid, ada tiga bagian. Pada catatan belajar kali ini, saya akan uraikan pola (wazannya) mulai dari fi'il madhi sampai ke isim alat. Tashrif fi'il tsulatsi mujarrad bagian ke satu Seperti yang sudah s...

Pembagian fi'il dalam bahasa Arab : Lengkap beserta contohnya

Gambar
Sebelum belajar ilmu sharaf terutama tentang tashrif pada fi'il baik tashrif istilahi maupun tashrif lughawi, ada baiknya sobat mempelajari tentang dasar-dasar fi'il. Saya mencoba merangkum pembagian fi'il dalam artikel ini agar sobat dapat memahami kata kerja (fi'il) dalam bahasa Arab sehingga dapat memudahkan sobat dalam mempelajari tashrif fi'il. Fi'il ditinjau dari kaidah sharaf, terbagi menjadi tujuh bagian. Saya akan menuliskan pembagian fi'il ini satu persatu disertai contoh fi'ilnya. Pembagian fi'il dalam bahasa Arab 1. Fi'il dilihat dari bangunan (bina) huruf akhirnya. Berdasarkan bangunan huruf akhirnya, fi'il terbagi menjadi dua, yaitu: a. الْفِعْلُ الصَّحِيْح (fi'il shahiih). Fi'il shahih adalah fi'il yang huruf penyusunnya tidak terdapat huruf  'illah ( عِلَّة) yaitu alif (ا), waw (و), ya (ي). Fi'il shahih terbagi menjadi tiga, yaitu: - Mahmuz ( الْمَهْمُوْزُ) : fi'il yang huruf penyusunnya ada huruf hamz...

Beberapa makna dari harf ma'a (مَعَ)

Gambar
Satu kata dari bahasa Arab dapat mempunyai bermacam makna. Kita dapat mengetahui makna yang benar dengan melihat konteks keseluruhan kalimatnya. Diperlukan pengetahuan dasar bahasa Arab dan pengalaman serta banyak latihan untuk memaknainya dengan benar. Saya akan menunjukkan contoh yang sederhana tentang hal ini. Contoh beberapa makna yang berbeda dari huruf ma'a (مَعَ) 1. Makna Semoga مَعَ (ma'a) dapat bermakna semoga. Jika ma'a diikuti oleh isim yang dalam bahasa Indonesianya tergolong kata sifat, seperti sukses, selamat, dan lainnya, maka artinya adalah semoga. Contoh: a. السَّلَامَةُ  = as-salaamatu. salaamatun artinya adalah selamat. Di dalam bahasa Arab, salaamatun adalah isim (kata benda/noun). Di dalam bahasa Indonesia, kata ini adalah termasuk adjective (kata sifat). Jadi arti dari مَعَ السَّلاَمَةِ  (ma'a as-salaamati) atau biasa dibaca ma'as salaamah adalah semoga selamat. b. النَّجَاحُ = an-najaahu najaahun artinya adalah sukses. Di dalam bahasa Arab, na...

Contoh Kata Kepemilikan Dalam Bahasa Arab

Gambar
Saya akan menguraikan dan memberikan contoh variasi kata-kata yang menunjukkan kepemilikan dalam bahasa Arab. Di dalam dunia penulisan, jika penulis menulis materi yang sama namun dengan variasi kata yang berbeda, tulisan itu akan enak terbaca, bahkan dapat membuat pemahaman yang lebih dari sisi pembaca. Begitu juga dalam percakapan, jika kita bercakap-cakap dengan seseorang, maka variasi kata diperlukan agar suasana perbincangan menjadi lebih hidup. Contohnya saya ambil pada bahasa Inggris, misalnya kata "mempunyai". Coba bayangkan Jika kita menuliskan kata ini beberapa kali dalam satu halaman yang sama dengan menggunakan kata "have", tentu pembaca akan bosan bukan? Cobalah kita menuliskan sinonimnya, maka bacaan tersebut akan lebih enak dibaca karena tidak kaku dan membosankan. Contohnya adalah sebagai berikut: - I have two houses in this town, artinya Saya memiliki dua rumah di kota ini. - My sisters own a big house here, artinya Kakak-kakak saya memiliki rumah y...

Program Tambah Kosakata Bahasa Arab dan Terjemah - Kitab Fiqh Tarbiyatil Abna

Gambar
Menambah kosakata bahasa Arab adalah sama pentingnya dengan belajar kaidah Nahwu dan Sharaf. Aktivitas menambah mufradaat (kosakata) sama juga pentingnya dengan belajar meng-i'rab, belajar mendengar kalaam dari native speaker , serta belajar mengungkapkan (mengekspresikan) sesuatu dalam bahasa Arab. Karena sama penting, maka pelajar bahasa Arab juga harus melakukan aktivitas menambah kosakata bahasa Arab. Bagaimana caranya? Ada berbagai macam cara. Saya telah jelaskan salah satu metode yang bisa sobat coba di tulisan Cara Menambah Kosakata Bahasa Arab . Pada tulisan ini sempat saya singgung tentang membaca tulisan berbahasa Arab, jika menemukan kata-kata baru, catat di kertas, dan cari di kamus, kemudian hafalkan artinya. Nah dalam program tambah kosakata kali ini, saya mengambil dari kitab fiqh tarbiyatul abna . Saya akan screenshoot kalimatnya, kemudian saya tandai kata yang akan dijelaskan, lalu saya tuliskan penjelasan kata tersebut. Catatan : saya tidak membahas i'robnya, ...

Contoh Metode Pengajaran Bahasa Arab

Gambar
Contoh Metode Mengajar Bahasa Arab Saya akan menulis ulang contoh metode pengajaran pelajaran Bahasa Arab. Metode ini saya ambil dari buku Ringkasan Kaidah-Kaidah Bahasa Arab yang penulisnya adalah Ustadz Aunur Rafiq Bin Ghufran. Tulisan ini saya dedikasikan untuk pengajar Bahasa Arab. Yang perlu diingat, ini hanyalah satu metode dari banyak metode mengajar bahasa Arab. Saya tulis ulang di blog ini adalah sebagai contoh alternatif metode yang sudah dipraktekkan dan Alhamdulillah berhasil diterapkan di salah satu pondok pesantren. Jika sobat ingin membaca dengan lengkap dan detil, silakan beli dan baca bukunya langsung. Pelajaran Bahasa Arab Belajar bahasa Arab sebenarnya tidak sulit, asalkan bersabar melewati tahapan-tahapan mulai dari dasar sampai ke tingkat yang mahir. Mengapa butuh kesabaran? Karena ia perlu hafalan yang kuat (menghafal kaidah-kaidah dasar bahasa Arab) yang saling berkaitan antara satu kaidah dengan kaidah yang lain. Tips Belajar & Mengajar Bahasa Arab agar suks...

Murajaah Pelajaran Durusul Lughah 1 Bab 21

Gambar
Alhamdulillah, kita telah mengulang pelajaran sampai pelajaran ke 20. Sekarang kita murajaah pelajaran ke 21. Pada pelajaran ini, tidak ada materi atau kaidah nahwu yang baru, melainkan hanya pengulangan teori dan kaidah nahwu yang sudah dipelajari dari bab 1 sampai bab 20. Lihat gambar yang berisi cerita pada pelajaran durusul lughah 1 bab 21. Perhatikan yang distabilo kuning. Yang ditandai warna kuning berarti adalah contoh penerapan kaidah nahwu yang telah dipelajari sebelumnya. Sekarang saya akan coba tuliskan poin-poin kaidah nahwu yang kita telah pelajari dari awal sampai pelajaran 20, kemudian saya tulis contoh penerapannya yang ada dalam teks pelajaran 21. Daftar teori atau kaidah nahwu yang telah dipelajari dari kitab Durusul Lughah 1 1. Isim isyarah jarak dekat untuk mufrad mudzakkar. Contoh: - هَذَا فَصْلُنَا = hadzaa fashlunaa = ini kelas kami. - هَذَا مُحَمَّدٌ = haadzaa muhammadun = ini Muhammad. 2. Isim isyarah jarak dekat untuk mufrad muannats. Contoh: - هَذِهِ مَدْرَسَ...

Summary Pelajaran Bab 19 & 20 Durusul Lughah 1 : 'Adad & Ma'duud

Gambar
Pelajaran ke 19 dan ke 20 pada kitab Durusul lughah jilid 1 sama materinya. Oleh karena itu saya tulis dalam satu tulisan di blog ini. Materi pelajarannya adalah tentang aturan/kaidah 'adad dan ma'dud (isim dan jumlah bilangannya). Perbedaan antara pelajaran 19 dan 20 pada kitab Durusul lughah 1 adalah: - Pelajaran 19: ma'dud adalah isim mudzakkar. - Pelajaran 20: ma'dud adalah isim muannats. Pada dua bab di atas, materinya masih pada bilangan 3 sampai 10. Untuk bilangan selanjutnya, akan dipelajari pada pelajaran yang akan datang. Kaidah 'adad dan ma'duud mudzakkar untuk bilangan 3 sampai 10 1. Yang digunakan sebagai patokan mudzakkar atau muannatsnya adalah ketika isim tersebut mufrad. 2. Ketika sudah mengetahui isim tersebut adalah mudzakkar, maka 'adad berbentuk muannats. 3. Terakhir, ma'duud diubah kedalam bentuk jamak dan kondisinya adalah majruur. Contoh penerapannya  1. Seorang siswa, bahasa Arabnya = طَالِبٌ (thaalibun). Jika kita ingin mengata...

Ringkasan Pelajaran Durusul Lughah 1 Bab 18

Gambar
Ringkasan pelajaran ke 18 dari kitab durusul lughah jilid 1 akan saya tuliskan dalam bentuk poin poin penting, seperti halnya catatan pelajaran sebelumnya. Materi pelajaran apa saja dari kitab durusul lughah 1 bab 18 yang diringkas dalam tulisan ini? 1. Materi penting yang dipelajari pada pelajaran ini adalah tentang mutsannaa (dual), yaitu: a. Bentuk isim mutsanna. b. Isim isyarah untuk mutsanna. 2. Bab ini juga menjelaskan tentang arti dan penggunaan كَمْ (kam) , yaitu salah satu isim istifham yang menanyakan tentang jumlah. الْمُثَنَّ  (al-mutsanna) Di dalam bahasa Arab penggolongan jumlah noun (isim) tidak seperti bahasa Inggris yang hanya mengenal dua jenis yaitu singular (mufrad) dan plural (jamak). Pada bahasa Arab penggolongan jumlah benda terbagi tiga, yaitu mufrad (tunggal), mutsanna (dual), dan jamak. Jika isim ditulis atau disebutkan dalam bentuk الْمُثَنَّ berarti jumlah isim tersebut adalah dua. Bentuk mutsanna untuk isim 'aaqil dan ghairu 'aaqil adalah sama,...